setiap orang pasti punya cerita kehidupan, seperti menenun... Terus dan terus tesambung. Hingga akhirnya selesai sedang simpul terakhir.
Untuk cerita kehidupan saya, tak jauh beda dengan anda dan yang lainnya, karena pasti kiranya semua mempunyai masalah yang berbeda, kebahagiaan, kesedihan yang berbeda pula.... Alangkah baiknya semua itu dibagi dan diterima, walaupun itu anda anggap tak penting. Tahukah anda, yang paling berharga di dunia ini...? Ialah kepedulian antar sesama karena kita semua manusia, sudikah kiranya anda berbagi dan peduli pada siapapun..? Walaupun itu hanya sekedar membaca sebuah tulisan...
Keluh kesah saya setiap saya buncahkan pada tulisan ini bukanlah wujud dari kekecewaan, atau tanda tidak bersyukur.... Niat saya ketika mengeluh tidaklah lebih dari sekedar ungkapan rasa yang tidak akan mengubah dunia sama sekali, dan cuma berlalu begitu saja... Bagaimana dengan anda...?
Mengeluh soal cinta, pekerjaan, atau hal kecil yang lainnya.... Tak berarti mengeluh melambangkan tanda pesimisme hidup akan seseorang, sehingga orang itu akan benar-benar gagal karena sugesti ia kedepan...
Bila anda peduli akan sesama, itu akan terlihat ketika anda menanggapi orang yang mengeluh... tidak salah jika anda mengabaikan, menyemangati, atau memarahi... Asalkan dalam lubuk hati anda, anda punya rasa akan kepedulian, dan 'tindakan' untuk orang tersebut akan keluhannya....
Pramudhita's Blog
Selasa, 15 Januari 2013
Jumat, 28 Desember 2012
Bismillahirrahmanirrahim
Ini posting pertama saya, saya ingin berbagi pengalaman yang saya dapatkan hari ini. mungkin ini tidak penting untuk anda ketahui, tapi saya salut bila anda dapat menemukan manfaat dari postingan saya.
Pagi ini saya berangkat kuliah agak siang, karena beberapa materi sudah mulai habis, hari ini pula saya sibuk dengan kepanitiaan acara kampus, jadi saya berniat pulang ke tempat kost agak malam. Saya diberi tahu oleh teman saya, bahwa kali ini kami akan pergi ke sebuah panti asuhan untuk survey, karena acara nanti akan mengajak anak panti asuhan. saya mengiyakan, dan saya tunggu orang yang mengajak saya. oke, saya tanya dia dengan ajakan halus, "ayo, katanya mau ke panti,..?". dia mengiyakan, saya diharap tunggu, karena dia kemarin menginap di kampus dan celana-nya kehujanan, sekarang dia sedang mencari pinjam celana, sebab celana yang dia kenakan saat itu hanya celana trening tidur.
oke dia dapatkan celana yang layak. oke kita berangkat sekarang, dan ternyata dia dipanggil oleh ketua pelaksana, dia mengobrol lama oleh ketua pelaksana. yaahh saya tunggu lagi dia hingga waktu menunnjukan sebenatar lagi sholat jum'at. saya tawarkan dia dengan maksud mengingtatkan, "mau sekarang apa sehabis jum'atan ke panti-nya..?" dan dia bilang sehabis sholat jum'at saja. oke, kita sholat jum'at dulu, saya mengiyakan.
setelah jum'atan, kami bersiap-siap pergi saat itu juga, hhm... tetapi saya bingung atas pertanyaannya, "mau berangkat pake apa..?" karena motor hanya satu, saya pikir pakai angkot tidak masalah jadi saya bilang ke dia. dan ternyata, ia tidak mau pakai angkot, karena tempatnya tidak begitu jauh dari kampus, "ya sudah pinjam saja motor ke yang lain..!" kata saya agak kesal, "pinjam ke siapa?" katanya. "ya siapa yang puya..?" saya tanya balik, dan saya langsung menemui teman saya yang punya motor lagi. dan ternyata di sana dia masih kebingungan, "ini saya sudah dapat motor, ayo berangkat..!!"
Pagi ini saya berangkat kuliah agak siang, karena beberapa materi sudah mulai habis, hari ini pula saya sibuk dengan kepanitiaan acara kampus, jadi saya berniat pulang ke tempat kost agak malam. Saya diberi tahu oleh teman saya, bahwa kali ini kami akan pergi ke sebuah panti asuhan untuk survey, karena acara nanti akan mengajak anak panti asuhan. saya mengiyakan, dan saya tunggu orang yang mengajak saya. oke, saya tanya dia dengan ajakan halus, "ayo, katanya mau ke panti,..?". dia mengiyakan, saya diharap tunggu, karena dia kemarin menginap di kampus dan celana-nya kehujanan, sekarang dia sedang mencari pinjam celana, sebab celana yang dia kenakan saat itu hanya celana trening tidur.
oke dia dapatkan celana yang layak. oke kita berangkat sekarang, dan ternyata dia dipanggil oleh ketua pelaksana, dia mengobrol lama oleh ketua pelaksana. yaahh saya tunggu lagi dia hingga waktu menunnjukan sebenatar lagi sholat jum'at. saya tawarkan dia dengan maksud mengingtatkan, "mau sekarang apa sehabis jum'atan ke panti-nya..?" dan dia bilang sehabis sholat jum'at saja. oke, kita sholat jum'at dulu, saya mengiyakan.
setelah jum'atan, kami bersiap-siap pergi saat itu juga, hhm... tetapi saya bingung atas pertanyaannya, "mau berangkat pake apa..?" karena motor hanya satu, saya pikir pakai angkot tidak masalah jadi saya bilang ke dia. dan ternyata, ia tidak mau pakai angkot, karena tempatnya tidak begitu jauh dari kampus, "ya sudah pinjam saja motor ke yang lain..!" kata saya agak kesal, "pinjam ke siapa?" katanya. "ya siapa yang puya..?" saya tanya balik, dan saya langsung menemui teman saya yang punya motor lagi. dan ternyata di sana dia masih kebingungan, "ini saya sudah dapat motor, ayo berangkat..!!"
Langganan:
Postingan (Atom)